Rabu, 31 Agustus 2016 - 11:14:08 WIB
Special Senior Official Meeting of ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry ke-37
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 1301 kali

Palawan-Filipina. Pada tanggal 22-25 Agustus 2016 telah dilaksanakan pertemuan Special Senior Official Meeting of ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry ke-37 (37th SSOM AMAF) dan Special Senior Official Meeting of ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry Plus Three (15th SSOM AMAF+3)  yang dihadiri oleh seluruh negara ASEAN dan ASEAN+3 (Tiongkok, Jepang dan Korea). Sekretaris Jenderal, Ir. Hari Priyono, M.Si selaku Ketua SOM AMAF memimpin delegasi Indonesia yang terdiri dari wakil-wakil Ditjen Hortikultura, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Ketahanan Pangan, Badan Karantina, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Luar Negeri.

Pertemuan SSOM AMAF ke-37 menyetujui Key Performance Indicators (KPIs) of the SPA-FAF 2016-2025 yang telah disusun oleh ASEAN Adhoc Task Force on Food, Agriculture and Forestry, dan program kerja 5 (lima) tahun yang diusulkan masing-masing kelompok kerja dibawah AMAF seperti sektor tanaman pangan, peternakan, perikanan, koperasi pertanian, pelatihan, penelitian dan pengembangan untuk direkomendasikan kepada AMAF untuk disahkan lebih lanjut.

Seluruh negara anggota ASEAN juga mengapresiasi perkembangan kerjasama ASEAN dibidang ketahanan dan keamanan pangan, perikanan, kehutanan dan pertanian yang meliputi sub sektor tanaman pangan, peternakan, pelatihan, penelitian dan pengembangan, serta Sanitary and Phytosanitary.

Secara khusus pertemuan ini juga menyetujui pemberian re-akreditas pada Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BPMSOH) Gunung Sindur, Bogor untuk 9 (sembilan) vaksin hewan ternak.

Keseluruhan capaian subsidiary bodies dibawah AMAF serta pengembangan rencana kerjanya akan disampaikan kepada Menteri-Menteri Pertanian dan Kehutanan ASEAN untuk pengesahan lebih lanjut pada pertemuan ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry (AMAF) ke-38 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Oktober 2016 di Singapura. Pada pertemuan tersebut para Menteri juga akan melakukan penandatanganan perjanjian pembentukan ASEAN Coordinating Centre for Animal Health and Zoonoses (ACCAHZ), yang berfungsi sebagai pusat kerjasama dan koordinasi penanganan kesehatan hewan dan penanggulangan penyakit zoonosis di kawasan ASEAN.

Sumber : Regional



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)