Jumat, 13 Maret 2015 - 07:54:50 WIB
DUKUNGAN SWASEMBADA PANGAN INDONESIA MELALUI OPTIMALISASI PEMANFAATAN FORUM KERJASAMA INTERNASIONAL
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 1232 kali

Jakarta - Pada periode 2014-2019, Presiden RI menargetkan agar Indonesia dapat kembali swasembada pangan. Upaya Kementerian Pertanian dalam mendukung program swasembada pangan dalam kaitannya dengan kerjasama internasional diantaranya dengan optimalisasi implementasi perjanjian kerjasama Indonesia dengan negara lain dan percepatan diseminasi pemanfaatan kerjasama internasional yang sudah ada kepada masyarakat luas sampai ke tingkat grass-root society. Kerjasama internasional yang sudah berjalan di Indonesia saat ini antara lain Kerjasama Ekonomi Sub Regional (KESR) dan Developing Eight (D-8).
Workshop Dukungan Terhadap Swasembada Pangan Melalui Forum Internasional KESR dan D-8” pada tanggal 10-12 Maret 2015 di Gedung PIA, dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan target swasembada pangan, Kementerian Pertanian menyadari diperlukannya dukungan sarana, prasarana, dan sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan terkait.

KESR merupakan salah satu bentuk kerjasama Indonesia dengan beberapa negara tetangga di bidang ekonomi yang memiliki kedekatan lokasi, komplementaritas dan sumber daya. Saat ini terdapat dua bentuk KESR yang aktif, yaitu KESR IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle), dan KESR BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area).   Bidang investasi dan kerjasama perdagangan antara pihak swasta/BUMN Indonesia dengan Filipina dalam hal pengembangan padi hibrida adalah salah peluang nyata yang didapat dari KESR.
Demikian halnya dalam kerjasama D-8, terdapat rencana kerja antar pihak swasta untuk mengembangkan pasar produk-produk peternakan unggas.  Kerjasama D-8 ini beranggotakan 8 (delapan) negara dengan penduduk mayoritas muslim, yaitu Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, Turki.

Pertemuan ini diadakan untuk mendiseminasikan pemahaman tentang KESR dan D-8, serta peluang dan tantangan dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia. Melalui kegiatan Workshop ini diharapkan kita dapat merumuskan langkah-langkah tindak lanjut optimalisasi Kerjasama sektor pertanian di KESR.
Didalam pertemuan akan dibahas isu-isu terkait seputar kelompok kerja Agro-industri dan perikanan yang terkait dalam BIMP-EAGA dan IMT-GT, serta kesiapan daerah dalam mendukung swasembada pangan diantaranya dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat. Selain itu, akan dipaparkan juga mengenai pengalaman swasta dalam Kerjasama D-8.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi:
Bidang Regional
Pusat Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Pertanian
Email : regional.moa@gmail.com



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)