Rabu, 17 Desember 2014 - 15:37:14 WIB
Seminar Nasional Kajian Kebijakan Proyek Berbantuan IFAD
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 19394 kali

JAKARTA. Tanggal 10 Desember 2014 bertempat di Gedung Pusat Informasi Agribisnis, Kementan telah menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Kajian Kebijakan Proyek Berbantuan IFAD dengan dua topik kajian yaitu: “Kinerja dan Perspektif Manajemen Rantai Pasok Produk Pertanian” dan “Industri Benih di Indonesia”. Kajian dilaksanakan oleh Tim Ahli dari Institut Pertanian Bogor. Seminar dihadiri oleh 75 orang peserta yang berasal dari K/L terkait seperti Bappenas, Kemendagri, Kementerian Kelautan dan Perikanan; perwakilan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Tengah; serta perwakilan dari pihak BUMN dan swasta diantaranya PT. Sang Hyang Seri, PT. Syngenta, PT. Monsanto, PT. DuPont, dan PISAgro. Seminar juga dihadiri oleh Assistant FAO Rep di Indonesia dan IFAD Country Programme Facilitator.

Hasil kedua kajian mendapatkan apresiasi dan masukan positif dari para pemangku kepentingan. Forum juga mengharapkan agar rekomendasi dan strategi kebijakan yang dihasilkan dapat diimplementasikan dan diintegrasikan dengan kebijakan yang sedang berjalan. Hasil kajian nantinya akan disampaikan kepada seluruh K/L terkait dan Unit Teknis Eselon I lingkup Kementan.

Sebagai informasi, kegiatan kajian ini merupakan bagian dari sub-komponen IV pada on-going project Rural Empowerment and Agricultural Development (READ) yang dilaksanakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, sedangkan untuk pelaksana kegiatan kajian adalah Pusat Kerja Sama Luar Negeri. Proyek READ efektif dilaksanakan sejak 19 November 2008 dan akan segera berakhir pada tanggal 31 Desember 2014.

 

Sumber: PKLN - Kementan



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)