Selasa, 16 Desember 2014 - 22:08:39 WIB
Indonesia Menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan UN Food and Agriculture Organization di Roma
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 4655 kali

Letter of Intent (LoI) telah  ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Hari Priyono sebagai wakil Pemerintah Indonesia dan Deputi Direktur Jenderal FAO Bidang Operasional, Daniel Gustafson sebagai wakil FAO, tanggal 12 Desember 2014 jam 12.00 waktu setempat di markas FAO di Roma, Italia.

Penandatanganan ini merupakan tonggak awal dalam membangun kemitraan RI-FAO di bidang-bidang yang menjadi kepentingan Indonesia, antara lain pembangunan pertanian dan pedesaan, perikanan, kehutanan, serta ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.

LoI RI-FAO bukanlah dimaksudkan sebagai perjanjian yang bersifat mengikat, tetapi sebagai statement of interest kedua belah pihak untuk memulai proses menuju terbentuknya kerja sama kemitraan (Partnership) RI-FAO.

Kemitraan ini akan mendorong peningkatan hubungan RI-FAO yang tidak lagi menempatkan hubungan keduanya sebagai pemberi dan penerima bantuan melainkan akan menjadikan FAO sebagai mitra yang saling menguntungkan.

“Ruang lingkup Kerja Sama Kemitraan RI-FAO diupayakan sejalan dengan prioritas Pembangunan Nasional Indonesia dan RPJMN 2015-2019 di bidang pangan dan pertanian, serta diharapkan dapat mendorong peningkatan peran Indonesia dalam berbagi pengalaman dan keahlian dengan sesama negara berkembang melalui Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS)”, demikian disampaikan Sekjen Kementerian Pertanian, Hari Priyono.

Deputi Direktur Jenderal FAO Bidang Operasional, Daniel Gustafson, menggarisbawahi bahwa LoI merefleksikan semakin pentingnya kontribusi dan peran aktif Indonesia dalam kerja sama internasional di bidang pangan dan pertanian mengingat Indonesia sebagai Negara dengan potensi pertanian yang besar dan pengalaman Indonesia yang sangat luas di Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS).

Tahapan setelah penandatanganan LoI adalah penyusunan area kerja sama secara mendetail, yang dilanjutkan dengan negosiasi penyusunan kesepakatan kerja sama. Setelah disepakati bersama maka kesepakatan kerja sama RI-FAO tersebut akan ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri/Menteri Pertanian RI dan Dirjen FAO. (Pusat KLN Kemtan)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)